Oleh : Zulmasry
Senin , 3 Mei 1999, matahari beranjak siang. Cut Murnita bersama teman-teman pulang dari sekolah, ia duduk di bangku kelas 3 SMP, tujuan pulang kerumah. Tak ada firasat apa-apa dibenak, sama seperti hari-hari sebelumnya, pagi ke sekolah keluar langsung pulang, kebetulan rumahnya tidak jauh dari sekolah. Tiba sepertiga perjalanan, ia menjumpai beberapa ibu-ibu dan memintanya agar tidak pulang kerumah. Alasan sedang ada demo di Simpang KKA. Simpang KKA terletak di Kabupaten Aceh Utara Kecamatan Dewantara. Saat konflik memuncak, di sana pernah terjadi penembakan warga oleh tentara, 46 orang meninggal, 156 luka-luka dan 10 orang dinyatakan hilang. Sampai sekarang hari duka itu masih terus dikenang, tiap tahunnya kerap ada peringatan.
“hai neuk katamoeng keunoe mantoeng Baca Lanjutannya…






